Tumbuhan Ganja

17.11 Hendri Julian 0 Comments


Oleh: Muhammad Arief El-Ibrahim
(image: Big Buds Magazine)

Ganja (Cannabis sativa syn. Cannabis indica) adalah tumbuhan budidaya penghasil serat, namun lebih dikenl dengan obat Psikotropika karena adanya kandungan zat Tetrahidrokanabinol (THC) yang dapat membuat pengunanya euforia. Tanaman ganja biasanya dibuat menjadi rokok mariyuana.
Tumbuhan ganja sudah dikenal manusia sejak lama dan sudah digunakan untuk membuat kantung karena seratnya sangat kuat, biji ganja diproduksi sebagai sumber minyak. Jika dilihat dari balik kacamata ekonomi, ganja menjadi salah satu yang bisa digunakan untuk meraup keuntungan yang luar biasa, walaupun dibeberapa negara, ganja menjadi musuh yang harus dibumi hanguskan sampai keakar-akarnya (pengedar), seperti negara Indonesia yang melarang keras terkait perganjaan, meskipun Indonesia memiliki tanah yang subur untuk kehidupan sang Ganja. Aceh adalah salah satu daerah di Indonesia yang memiliki potensi luar biasa, bisa dikatakan surga dunia, selain penghasil kopi dari daratan  Gayo juga mempunyai tanah yang dapat menghasilkan tanaman ganja secara sempurna.
Di indonesia ada beberapa organisasi atau LSM yang ikut menyuarakan pelegalan ganja, hal itu dilakukan agar pemerintah mengeluarkan regulasi terkait perganjaan nasional, baik itu untuk keperluan medis maupun diguakan keperluan produksi, seperti serat ganja yang dapat digunakan untuk pakaian, tali, bahan-bahan yang sekarang ini masih menggunkan plastik yang tidak ramah lingkunan, serat ganja dapat menjawab berbagai permasalahan itu.
Aceh adalah sebuah daerah yang berada di ujung pulau Sumatra, perbatasan antara Medan yang membentang luas hingga ke Sabang. Seperti yang kita tahu bahwa sejarah kemerdekaan Indonesia tidak luput dari sumbangsih rakyat Aceh, selain sebagian emas yang menjadi monumen nasional tepatnya di Jakarta adalah RI 001 yang diberikan kepada Indonesia dari sumbangan rakyat aceh guna mempertahankan kedaulatan. Kita tidak akan berbicara terkait ganja untuk keperluan medis secara keseluruhan, namun di sini pembaca adalah Wisatawan yang sedang berwisata di tengah perkebunan Ganja, melihat, mengamati.
Kita terlalu skeptis terhadap tanaman ganja itu sendiri, program-program yang mensosialisakan tentang narkoba khususnya ganja hanyalah menceritakan beberapa bagian saja sambil mempertonton mantan pecandu narkoba, sangat disayangkan ketika pengetahuan dibatasi dan menimbulkan ketakutan-ketakutan terhadap tanaman ganja yang masuk kedalam narkotika golongan 1 di Indonesia, padahal yang seharusanya dilakukan adalah menjalsakan atau mensosialisasikan secara utuh terkait ganja yang dianggap sebagai narkoba, misalnya membuka kejelasan tentang ganja dari sudut pandang Budaya, spiritual, kuliner, secara holistik. Padahal Ganja sebagai bumbu masak telah digunakan sejak puluhan tahun lalu, dengan kadar yang tidak berlebihan. Salah satu kuliner yang digunakan bumbu biji ganja adalah kuah beulangoeng misalnya, seperti gulai yang berbahan dasar daging. Daging yang digunakan pun cukup beragam, seperti daging kambing, kerbau, lembu dan lain sebagainya. Ukuran kuali atau belanga cukuplah besar, dengan diameter hampir mencapai 1 meter.








0 comments: